Tampilkan postingan dengan label Inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inspiratif. Tampilkan semua postingan

Senin, 05 Januari 2015

HIDUP INI SEDERHANA.....


Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.
* Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.
Ada seorang murid bekerja di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tersebut. Selain memperbaiki sepeda tersebut, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid - murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.
*Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja.
Seorang anak berkata kepada ibunya : "Ibu hari ini sangat cantik." Ibu menjawab : "Mengapa?" Anak menjawab : "Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah - marah."
*Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah - marah.
Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah. Temannya berkata : "Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur." Petani menjawab : "Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku."
*Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.
Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya : "Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?" Ada yang menjawab : "Cari mulai dari bagian tengah." Ada pula yang menjawab : "Cari di rerumputan yang cekung ke dalam." Dan ada yang menjawab : "Cari di rumput yang paling tinggi." Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat : "Setapak demi setapak cari dari ujung rumput yang sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana."
*Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat - loncat.
Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan : "Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku." Katak di pinggir jalan menjawab : "Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah." Beberapa hari kemudian katak "sawah" menjenguk katak "pinggir jalan" dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.
*Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.
Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya : "Mengapa engkau begitu santai?" Dia menjawab sambil tertawa : "Karena barang bawaan saya sedikit."
*Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja.

Selasa, 30 Desember 2014

Ternyata, Definisi 'Suami' di Jepang Bagi Para Istri Adalah...

Tulisan kanji di bawah ini adalah kanji yang dibaca menjadi “otto” atau suami, atau bisa juga “anata” , disini didefinisikan sebagai panggilan sayang dari istri kepada suaminya.

Tapi, kalau kanji ini kita balik, akan kita temukan definisi yang paling cocok untuk mengartikan kata “Suami”.

Yuk dibalik!

 

Dan jadilah....

 

Yen!!!

Hahhaha! Di Jepang, tanda ini melambangkan mata uang mereka yaitu Japan Yen,


dan juga ATM!
Bener juga sih, suami-suami punya kemiripan sama ATM sih! Mereka harus siap memberikan uang kalau-kalau sang istri butuh uang.
“Mereka memiliki uang, tidak membantah, tepat waktu, tidak bekerja di hari libur dan hangat saat disentuh”
 Menurut kalian gimana? Apa kalian setuju kalau kalian kaum cowok jadi mesin ATM buat para cewek atau pacar atau istri?

by keepo

Minggu, 28 Desember 2014

Ambil 8 Keputusan Ini Sekarang, Maka Kelak Hanya Syukur yang Kamu Dapatkan



Hidup tidak bisa dipisahkan dari serentetan keputusan penting yang bisa membuat hidupmu menuju ke arah yang lebih baik atau sebaliknya. Sebagai manusia biasa, dibutuhkan keberanian besar untuk mengetuk palu yang menandai berjalannya sebuah kesepakatan. Tidak jarang keyakinan untuk berjalan juga didasari oleh pertimbangan panjang.
Tapi bukankah hidup tanpa keberanian adalah sebuah kesia-siaan? Jika kamu memang tak ingin hidupmu berjalan tanpa makna, mulai saat ini giatilah 8 hal yang nampak sederhana. Kelak, hanya syukur yang kamu temukan sebagai hadiahnya.

1. Beranikan diri untuk membedakan hal yang kamu butuhkan dan hal apa yang hanya kamu inginkan

Sampai saat ini, seringkali kita masih belum bisa membedakan mana yang sebenarnya kita butuhkan dan mana yang sebenarnya kita cuma sekedar inginkan. Seringkali kita terlalu menghabiskan uang untuk membeli barang-barang yang kita pikir kita butuh, padahal sebenarnya kita bisa hidup damai tanpa barang itu.
Ada perbedaan besar antara apa yang kita butuh dan yang hanya sekedar kita inginkan. Kita sering mengeluh: kenapa kita nggak pernah bisa dapat apa yang kita mau? Padahal, nggak mendapatkan apa yang kita mau itu nggak apa-apa. Yang jadi masalah adalah nggak mendapatkan apa yang kita butuh.
Belajarlah untuk selalu yakin bahwa apa yang kamu dapatkan adalah hal yang terbaik yang patut untuk kamu terima. Kamu harus bisa bersyukur walau nggak bisa dapat apa yang kamu inginkan, kalau apa yang kamu butuhkan udah ada di depan matamu.


2. Kamu tidak punya kewajiban memuaskan semua orang. Beranikan dirimu untuk berkata, “Tidak”

 


Kita seringkali merasa nggak enak menolak permintaan-permintaan dari saudara, teman, bos, atau orang lain. Mulailah membiasakan diri untuk bisa menolak permintaan-permintaan yang menyita banyak tenaga dan waktumu. Bukan berarti kamu jadi orang yang egois dan nggak peduli dengan orang-orang di sekitarmu. Tapi ingatlah, kamu punya waktu yang terbatas juga.
Kamu nggak mungkin terus-terusan mengiyakan permintaan mereka, karena waktumu akan banyak yang terbuang sia-sia. Bantulah mereka yang menurutmu pantas untuk kamu bantu, tapi jangan mengorbankan waktumu untuk orang-orang yang  nggak peduli dan nggak pernah membantumu.


3. Daripada tidur dan gulung-gulung tak perlu, secepatnya ambillah alat olahragamu

 


Memulai kebiasaan hidup sehat semenjak usia dini itu adalah salah satu investasi masa depan yang paling menjanjikan. Kesehatan adalah salah satu faktor utama pendukung kebahagiaan. Kita nggak akan pernah tahu apa yang akan terjadi pada tubuh kita di masa tua nanti. Muai sekarang cobalah untuk menghilangkan rasa stres dengan cara yang sehat, bukan lagi dengan cara mengonsumsi minuman beralkohol, obat-obatan, atau rokok.


4. Giati hobi yang bisa jadi penawar segala jenuhmu. Temukan gelegak semangat dalam rutinitasmu

 


Kamu perlu mencari kegiatan yang bisa kamu gunakan sebagai sarana melepas rasa stres. Kegiatan-kegiatan menarik yang nggak berhubungan dengan pekerjaanmu bisa jadi obat paling ampuh dan mujarab untuk mengatasi rasa stres dari rutinitas keseharianmu.
Salurkan hobi, bakat atau mintamu agar kamu nggak merasa terlalu jenuh dengan keseharianmu. Selain itu, ini juga bisa menjadi mood booster buat kamu.


5. Mulai sekarang belajarlah berdiri di atas kaki sendiri. Hanya dirimu yang bisa kamu andalkan di akhir hari

 


Terbiasa hidup sendiri dan mandiri itu hal yang penting bagi setiap orang. Menggantungkan hidupmu pada seseorang hanya akan menambah perkara baru dalam hidupmu di masa mendatang. Hidup mandiri bisa membantumu untuk terbiasa menemukan kebahagiaan melalui caramu sendiri. Kamu bisa mengandalkan dirimu sendiri dalam menghadapi berbagai kondisi yang akan kamu hadapi nanti. Dan kamu juga bisa terus maju tanpa harus menunggu pertolongan dari orang lain.


6. Kejar segala impian sekuat yang kamu mampu. Orang lain tak akan peduli pada kegagalanmu

 

Selalu berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai semua impianmu, dan jangan biarkan orang lain mengacaukan usahamu itu. Bekerja keras dan penuh semangat adalah cara yang paling ampuh untuk mewujudkan impian kita. Tanpa semangat, semuanya akan terasa berat. Dan tanpa kerja keras, semua hanya sekedar mimpi. Lakukan hal ini selagi kita masih punya semangat tinggi untuk berjuang. Di kemudian hari, kamu hanya tinggal memetik buah dari hasil usahamu kemarin.


7. Bebaskan gagasanmu dari kukungan kotak. Kamu punya sejuta simpanan kelebihan yang bisa mendobrak

 

Kamu tidak perlu khawatir untuk menjadi seseorang yang berbeda dari orang-orang lain di sekitarmu. Jangan melakukan sesuatu hanya karena mengikuti apa yang orang lain katakan atau lakukan. Jika kamu memiliki sebuah ide atau pendapat yang berbeda dari orang lain, bukan berarti kamu salah. Setiap orang memiliki ide dan pendapatnya masing-masing. Jadi, jangan pernah takut untuk berpikir “out of the box“.


8. Putus kaitmu dengan kesalahan masa lalu. Ikhlaskan kegagalanmu, terima hingga bulir terkecil kekuranganmu

 

Keikhlasan bisa membuat kita selalu merasa bahagia dengan apa yang kita punya sekarang. Kita jadi tahu bagaimana seharusnya bersyukur terhadap segala sesuatu yang kita miliki. Kita nggak lagi mudah menderita dan tertekan karena kamu kehilangan sesuatu.
Belajar ikhlas sama halnya kita belajar untuk bisa menghadapi berbagai kondisi di masa yang akan datang. Ikhlas akan membuat seseorang menjadi lebih bijak dalam menghadapi sebuah masalah.

Kita memang hidup di hari ini, bukan kemarin atau besok. Kita wajib untuk tetap fokus dengan kehidupan yang kita jalani sekarang. Tapi bukan berarti kita juga nggak perduli dengan masa depan kita nanti. Ingatlah, apa yang kamu dapatkan di masa depanmu nanti adalah buah dari hasil usahamu saat ini. Suatu hari nanti, kamu akan bersyukur atas semua tindakan positif yang pernah kamu buat di masa lalu.

by Ernia Karina

Selasa, 23 Desember 2014

Heboh Bocah Jenius Australia Keturunan Indonesia

 
Usia 3 tahun, Jonah Soewandito sanggup membaca dan menulis huruf latin. Kini saat umur 11 tahun, ia sudah lulus SMA dengan nilai ujian nyaris sempurna.
Jonah Soewandito, bocah 11 tahun kini menjadi perbincangan publik negeri Kanguru, Australia. Dia merupakan bocah jenius dengan umur yang terbilang masih belia.
Jonah sudah mengikuti ujian akhir SMA di usia 11 tahun. Hebatnya lagi, bocah yang tinggal di Sydney itu mendapat nilai di atas 90 untuk mata pelajaran Matematika dan Kimia.
Hasil ujian akhir SMA di negara bagian New South Wales yang biasa dikenal dengan nama HSC (High Schol Certificate) diumumkan minggu lalu. Berkat pencapaian itu Jonah masuk dalam daftar murid dengan prestasi tertinggi.
Secara umum, mereka yang mendapat angka di atas 90 dalam mata pelajaran yang diujikan di ujian akhir SMA, dimasukkan ke dalam golongan yang berprestasi.
Dalam laporan Sydney Morning Herald, Jonah adalah murid termuda yang ikut ujian SMA tahun ini. Dia juga menjadi salah satu murid termuda yang pernah mengikuti HSC di New South Wales.
Untuk murid seusia Jonah, 11 tahun, kebanyakan teman-temannya baru duduk di Tahun ke-6, namun Jonah sudah mengikuti pelajaran untuk murid tahun ke-12.
Dari namanya, Jonah Soewandito kemungkinan berasal dari Indonesia atau memiliki orangtua berdarah Indonesia.
Namun, pihak Sekolah Swasta Scots College enggan mengungkap identitas pelajarnya tersebut. "Yang kami tahu dia lahir di Australia," kata salah seorang guru seperti dilansir Sydney Morning Herald, akhir pekan lalu.
Menurut si guru, sejak Jonah menjadi pemberitaan di Sydney menjelang ujian beberapa bulan lalu, orangtuanya masih belum mau memberikan wawancara kepada media.
Sejak kecil bakatnya Jonah memang telah terlihat. Usia 3 tahun, ia sanggup membaca dan menulis huruf latin. Tak perlu TK, dia langsung dapat mengikuti intisari pelajaran level SD hanya dalam waktu dua tahun.
Banyak guru di tempat Jonas sekolah mengaku, baru kali ini menemui murid sejenius Jonah.
Selepas lulus SMA, Jonah ingin segera lanjut kuliah bidang kedokteran. Sekolahnya telah menghubungi Universitas Sydney membicarakan kemungkinan bocah semuda itu lanjut studi strata satu.
"Saya ingin menemukan obat kanker, karena itu salah satu penyakit paling mematikan di dunia," kata Jonah

Minggu, 21 Desember 2014

Berdamai Dengan Ketakutan Membawamu Setapak Lebih Dekat Pada Kesuksesan


Apakah kamu sadar bahwa sebenarnya ketakutan itu tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita? Memulai usaha baru dengan modal yang besar pastilah dimulai dengan ketakutan. Atau saking takutnya menghadap dosen pembimbing yang killer, sampai-sampai kamu malas mengerjakan sisa skripsimu. Ketakutan-ketakutan itu tidak akan bisa hilang sampai kamu memberanikan diri memulai usaha impianmu atau bertatap muka dengan dosenmu.
Bisa saja kamu memilih menghabiskan waktu menghindari semua ketakutanmu dan beralih melakukan hal-hal yang membuatmu nyaman. Tapi semua ketakutanmu sebenarnya akan tetap ada untuk terus menghantuimu. Maka dari itu kendalikan semua rasa takutmu dan ubahlah tiap-tiap dari mereka jadi peluang untuk meraih kesuksesan.


Takut Itu Sah-sah Saja. Dia yang Kuat Adalah Ia yang Berani Mengakui Rasa Takutnya


Perasaan takut hanya akan timbul karena kamu tidak ingin gagal menghadapi tantangan baru yang akan membuat hidupmu sukses. Karena itu janganlah takut merasakan perasaan yang tidak bisa dilepaskan dari keinginan untuk jadi lebih baik itu. Takutlah ketika kamu tidak lagi merasa takut, jika itu berarti hidupmu tidak lagi bisa jadi lebih baik. Maka dari itu segeralah terima rasa takut sebagai awal dari perjalananmu menjadi lebih kuat.

Banyak orang yang enggan mengakui bahwa mereka ketakutan karena khawatir dianggap lemah atau tidak mampu. Padahal tidak ada salahnya merasakan rasa takut menghadapi segala ketidakpastian dan ketidaknyamanan dari pengalaman baru yang menantimu di depan. Yang lebih salah dan tidak produktif adalah ketika kamu menghindar dari rasa takut dengan terus berjalan di tempat yang sama dalam kehidupanmu.


Seperti Pasangan yang Harus Dikenal Pelan-pelan, Rasa Takut Juga Perlu Kamu Coba Terima Secara Perlahan



Disamping mengingkari rasa takut, hal paling buruk yang bisa kamu lakukan adalah membiarkan rasa takut teronggok begitu saja untuk menggenangi pemikiran dan mendikte tindakanmu. Rasa takut yang dibiarkan menjamur juga mampu merantaimu ke penyesalan masa lalu. Semakin tidak jelas dan jauh ketakutan yang kamu biarkan mengonggok, akan semakin besar dan menakutkan bayangannya.
Maka dari itu biasakanlah untuk segera menghadapi segala ketakutanmu dengan jujur dan lapang dada. Dengan begitu kamu baru bisa memahami akar dari rasa takutmu. Semakin kamu mengerti mengapa hal tertentu membuatmu takut, berarti semakin banyak informasi yang berhasil kamu kumpulkan untuk mengatasinya. Ketakutan itu juga pasti lama kelamaan akan menjadi semakin kecil dan tergantikan dengan keberanian untuk maju.


Lari Dari Ketakutan Tak Akan Mengubah Apapun. Gigih Menghadapinya Membuatmu Punya Kesempatan Untuk Mendapatkan Keberanian



Jangan pernah menggunakan rasa takut untuk melabeli dan menghindari sesuatu sebagai ‘hal yang tidak ditakdirkan untukmu’. Ketakutan itu hanya ada untuk dihadapi, ditaklukan dan dilewati. Tidak ada jalan belakang atau pintu ajaib yang akan membawamu melewati ketakutanmu. Dan salah satu cara paling efektif adalah untuk berulang kali memaksa dirimu menghadapi rasa takutmu.
Dengan terus-menerus menghadapi hal-hal yang membuatmu takut, kamu jadi mengerti bahwa tiap pengalaman baik dari keberhasilan atau kegagalan adalah pengetahuan berharga yang mampu mengikis rasa takutmu. Kegigihanmu juga mampu memperluas konsepmu akan ‘hal yang ditakdirkan untukmu’ seperti mimpi yang lebih tinggi dan kesuksesan yang lebih besar. Mungkin memang ada hal yang sudah digariskan Tuhan, tapi jika rasa takut itu berasal dari dalam dirimu berarti ada cara yang bisa kamu upayakan untuk mengubahnya jadi keberanian.

Sesekali, Bebaskan Diri Dari Kukungan Kecemasan. Meditasi Atau Vakansi Bisa Jadi Pilihan Jalan



Rasa frustasi dan putus asa karena tidak kunjung menemukan keberanian untuk menaklukan rasa takut pasti sering menghampirimu. Di bawah tekanan stres, kamu juga bisa terjerumus pada perasaan negatif seperti depresi atau kegelisahan berlebih yang justru memperbesar perasaan takutmu. Walupun penting untuk tidak menyerah dalam upaya menaklukan rasa takutmu, kamu perlu tahu kapan untuk mengambil istirahat sejenak demi kewarasan pikiran dan tubuhmu.
Stres dan pikiran-pikiran negatif tidak hanya merasuki otakmu tapi juga bisa melemahkan fungsi tubuhmu yang lain. Misalkan kekurangan tidur yang disebabkan oleh berbagai pikiran buruk bisa menurunkan energimu di pagi hari. Jika dibiarkan terus-menerus, tidak hanya pikiranmu yang hancur, badanmu juga ikut ambruk. Sebaliknya semakin terpuruk kondisi fisikmu, semakin terasa berat juga beban pikiranmu.
Bermeditasi dan mengistirahatkan pikiran tentu saja bisa jadi rehat yang baik bagi kelelahan otakmu. Tapi jangan lupakan manfaat olah raga dalam mengurangi tingkat stres. Kenapa? Karena dengan badan yang prima, kamu jadi bisa mengerti bahwa yang perlu dikoreksi hanyalah pikiran negatifmu.


Bicarakan Ketakutanmu Dengan Orang-orang Tersayang. Kamu Sudah Tahu Apa yang Kamu Butuhkan. Terkadang, Kamu Hanya Butuh Orang Lain Untuk Mengatakan



Dalam periode kegelapan dimana kabut rasa takut mengaburkan tujuan akhirmu, penting artinya berpaling kepada orang-orang terdekatmu untuk saran yang berguna, petuah yang bijak, atau sekedar dukungan moral. Ayah atau ibumu yang telah melewati masa muda dimana kemungkinan besar juga dipenuhi ketakutan-ketakutan yang sekarang kamu hadapi, bisa jadi inspirasi yang mencerahkan jalanmu.
Atau teman-temanmu yang juga sama-sama bingung dan takutnya denganmu. Kalian bisa saling menyemangati. Jangan ragu mengakui bahwa kamu takut dan membutuhkan bantuan orang lain. Keberanianmu meminta pertolongan, mungkin justru menolong orang lain menyadari bahwa mereka juga ternyata takut dan butuh bantuan.


Tengok Kembali Dirimu Di Masa Lalu. Putar Ulang Skenario Bahwa Dulu Kamu Pernah Sekuat Itu



Disamping inspirasi dari orang lain, kamu juga bisa mendapatkan inspirasi untuk menaklukan ketakutan yang kamu rasakan saat ini dari dalam dirimu sendiri. Seberapa kecil pun pencapaian atau kesuksesanmu di masa lalu adalah bukti nyata bahwa kamu memiliki kemampuan dan kegigihan untuk menaklukan rasa takutmu ketika itu. Kamu juga pasti juga jauh bersyukur atas keberanianmu mencoba walaupun diakhiri kegagalan yang pahit. Karena pengalaman tersebut jauh lebih berharga dibandingkan penyesalan atas semua kesempatan terlewatkan yang belum pernah kamu coba hingga saat ini.
Maka dari itu segala pengalamanmu baik keberhasilan, kegagalanmu di masa lalu, atau penyesalan yang tidak ingin kamu ulangi, bisa jadi dorongan lebih untuk menghadapi ketakutanmu sekarang. Masa lalumu itu nyata dan sudah terjadi, sedangkan rasa takutmu sekarang hanya ada di kepalamu. Dengan dorongan yang benar, rasa takut dikepalamu pun bisa jadi kenyataan yang indah.


Yakinilah. Memberanikan Diri Menghadapi Ketakutan Sama Saja dengan Menghindari Penyesalan



Kamu sudah di ujung papan bungee jumping dan ketakutan setengah mati. Bukannya kamu takut ketinggian atau tidak percaya akan keamanan peralatan profesional yang disediakan. Sebagian besar orang takut karena tidak pernah mencoba atau berada dalam situasi tersebut dalam kesehariannya. Dimana lagi coba orang bisa loncat ratusan meter dari atas tanah dan tetap kembali selamat? Jangan mundurkan langkahmu karena kepalamu dibenami rasa takut.
Apa coba yang akan terjadi kalau kamu melangkahkan kakimu ke depan? Kamu bisa merasakan sensasi tidak manusiawi yang hanya bisa dirasakan mereka yang berani melompat. Atau saking takutnya kamu sampai pusing dan muntah-muntah. Mau ketagihan atau bersumpah tidak mengulanginya lagi, kamu sudah menghindari kemungkinan terburuk yang mungkin muncul dari situasi ini: penasaran seumur hidup.
Apalagi ketika ketakutan sebagian besar manusia yaitu kematian adalah hal yang pasti, janganlah takut terluka dalam mencoba hal yang baru. Justru takutlah bahwa kamu akan kehabisan waktu untuk mencoba hal-hal yang ingin kamu lakukan.


Jangan Salahkan Dirimu. Hey, Takut Itu Biasa. Justru Ketakutan Membuktikan Bahwa Kamu Punya Mimpi Besar yang Sedang Diperjuangkan



Tidak seharusnya ketakutan itu dipandang sebagai sesuatu yang negatif dan selalu ingin kamu hindari. Kamu akan merasa takut karena kamu sadar bahwa jalan yang diperlukan untuk mencapai impianmu jauh lebih sulit dan terjal dibandingkan jalan yang biasa kamu tempuh. Kemungkinan untuk gagal juga jadi lebih besar dan lebih sulit untuk bisa bangkit dari kegagalan tersebut. Karena itu kamu semakin enggan gagal karena kamu tahu ganjaran luar biasa yang menantimu di ujung jalan.
Realisasi tersebut memang sepatutnya membuatmu takut dan was-was tapi tidak seharusnya mengurungkan niatmu untuk maju mencoba. Gunakanlah rasa takut dan kewaspadaan tersebut sebagai penanda bahwa mimpi, target, atau hal yang ingin kamu raih itu cukup penting dan berharga untuk dikejar. Coba bayangkan jika Presiden Sirleaf mengurungkan niatnya mengajukan diri jadi Presiden karena ketakutan selama ini tidak ada wanita yang berhasil. Bisa jadi sampai saat ini tidak ada wanita yang berhasil memecahkan atap kaca tertinggi dalam politik di Afrika.

Ketakutan itu akan dirasakan semua orang. Namun hanya mereka yang berhasil menaklukan rasa takut dan mengubahnya jadi keberhasilan paling hebat dalam hidup mereka, tergolong jadi orang-orang yang sukses. Keputusan untuk tidak lagi hidup disetir rasa takut dan mulai merintis jalan yang benar menuju mimpi-mimpimu, sepenuhnya ada di tanganmu.

Sabtu, 20 Desember 2014

Soal Uang yang Selalu Menghambat Jalanmu ke Kemapanan

Muda dan masih berapi-api mencari uang, begitulah gambaran anak muda pertengahan 20-an sekarang. Tapi jangan salah, semangat kerja mereka yang luar biasa juga disaingi dengan semangat membelanjakan uang yang luar biasa. Seakan-akan karena kerjanya hari ini, uangnya juga harus dihabisin hari ini. Padahal, jauh di dalam hati mereka sadar kalau mereka bakal membutuhkan jauh lebih banyak uang di masa depan.
Mungkin kamu juga termasuk para anak muda yang tahu pentingnya untuk mulai hati-hati soal uang. Tapi tetap aja, kamu menyangkal dan terus menyangkal kenyataan tersebut. Dengan membohongi diri sendiri, kamu merasa tenang dan nyaman. Padahal, tanpa sadar kamu telah menghalangi jalanmu sendiri untuk mencapai kemerdekaan finansial.
Berikut ini adalah kebohongan finansial yang harus berhenti kamu katakan ke diri sendiri. Sudah nggak zamannya lagi kamu kecanduan pada rasa tenang dan nyaman yang nggak riil. Ayo bangun!

1. “Aku masih muda, baru aja mulai jadi karyawan. Buat apa udah jauh-jauh mikir pensiun?”


Kodrat jiwa muda memang sepertinya jumawa: menggebu-gebu bekerja tanpa memikirkan hari tua. Memang benar bahwa kamu cinta pekerjaanmu, dan pikiran tentang pensiun belum memasuki pikiranmu. Kamu mau kerja hingga umur 70 tahun, kira-kira hingga setengah abad lagi. Buat apa sih jauh-jauh memikirkan pensiun?
Kenyataannya, menyiapkan dana pensiun sejak dini adalah salah satu keputusan finansial paling cerdas yang bisa kamu ambil. Sebagai pensiunan, kesehatanmu tak akan seprima sekarang. Di tahun 2014 saja seseorang bisa menghabiskan ratusan ribu hingga jutaan rupiah hanya untuk sekali check-up kesehatan. Di tahun 2054 nominal ini bisa jauh lebih tinggi karena inflasi.
Tambah lagi, jika kamu hidup sampai umur 80 tahun sementara kamu hanya menjadi karyawan hingga umur 55, kamu harus membiayai 25 tahun hidupmu sebagai pengangguran pensiunan. Jumlah dana pensiunan pegawai BUMN atau PNS juga tak seberapa, tak akan cukup membiayai hidupmu kecuali kamu mau hidup dengan jauh lebih sederhana. Kalau kamu tak mulai menabung dari sekarang, mau dapat uang darimana?
Buatlah tabungan dana pensiun pribadi, bahkan kalau perusahaan tempatmu bekerja sekarang sudah menyiapkan dana pensiun untukmu nanti. Program dana pensiun yang disediakan perusahaan asuransi jiwa (PAJ) atau berbagai bank adalah alternatif yang baik untuk membuatmu bisa menikmati masa tua dengan nyaman. Jangan bikin dirimu di masa depan menjadi tragis hanya karena kamu yang sekarang enggan menyiapkan tabungan untuk masa tua.


2. “Aku bakal menyisihkan uang untuk menabung, kok… Mulai besok.”


Sayangnya, rencana untuk besok ini gak pernah terealisasikan. Yang kamu lakukan tiap hari adalah menunda setelah menunda untuk menabung. “Nantilah, aku mulai menabung setelah (menikah, dapat promosi, serta alasan-alasan lain)” Tercapai atau tidaknya targetmu, pasti akan selalu ada alasan yang menghalangi untuk berniat menabung. Jangankan menyisihkan uang, sisa gaji pun selalu habis.
Untuk membiasakan diri menabung, paksakan dirimu untuk berpikir bahwa menabung adalah kewajiban. Menabung adalah hutang yang harus kamu bayar untuk diri sendiri, yang manfaatnya baru bisa di rasakan pada masa depan. Aktifkan fitur transfer otomatis dari rekening penerima gaji ke rekening khusus untuk tabungan. Perintahkan bank untuk mentransfer Rp. 100-200.000 tiap kali kamu menerima gaji. Dengan begitu, kamu gak akan sadar bahwa kamu sudah punya tabungan. Dan yang terpenting, lakukan hari ini — bukan besok.


3. “Risiko berinvestasi itu besar. Aku harus benar-benar ngerti strateginya dulu sebelum mulai investasi.”


Risiko investasi itu memang besar — itu sih bukan sebuah kebohongan. Yang menjadi kebohongan di sini adalah “Aku pengen ngerti dulu istilah investasi, belajar dari buku. Jadi aku investasinya nanti saja.” Buktinya, gak sekalipun kamu menyentuh buku yang tadinya mau kamu baca. Malah kamu gak ada usaha sama sekali untuk mempelajari perihal investasi yang sebenarnya bisa kamu tanya pada yang berpengalaman. Itu semua karena kamu takut mengambil risiko. Jadi kamu merelakan uangmu mengendap bertahun-tahun dalam rekening bank tanpa diputar sama sekali.
Padahal kalau takut dengan risiko besar, kamu juga bisa investasi dengan aman. Kalau enggan bermain dengan pasar saham, lakukan saja investasi riil, seperti emas dan properti. Kamu juga bisa berbisnis sendiri — ada banyak peluang bisnis yang bisa dimulai dengan Rp. 1 juta saja.
Satu hal yang harus kamu ingat bahwa inflasi terus terjadi dan pengaruhnya nyata. Inflasi yang meningkat akan menggerus nilai uang yang kamu simpan di bank. Meski nominal yang tertera sama, namun nilainya sudah turun. Jika kamu mau melindungi nilai uangmu, cobalah berinvestasi pada emas dan/atau properti.


4. “Kalau gak berencana membeli rumah atau mobil, skor kredit itu gak penting.”


Kamu selalu berkata dalam hati bahwa kamu belum berencana beli rumah dan mobil, sehingga memperhatikan skor kredit untuk sekarang itu gak penting. Padahal dalam hati kamu sadar bahwa sekarang skor kredit sudah menjadi bahan pertimbangan kalau kamu mau ikutan asuransi, mengajukan pinjaman lunak, pemeriksaan latar belakang saat melamar kerja, dan bahkan pacar kamu bakal mulai sering bertanya apakah skor kredit kamu bagus atau jelek.
Sebentar… atau jangan-jangan kamu belum tahu apa itu skor kredit? Skor kredit adalah semacam nilai “raport” yang dihitung dari riwayat hutangmu, seberapa cepat kamu melunasi pinjaman, seberapa lama dan seberapa banyak kamu berhutang, serta jumlah dan tipe rekeningmu. Ketika kamu ingin mengajukan pinjaman di masa depan, bank atau perusahaan pemberi kredit akan melihat skor kreditmu ini. Semakin bagus, semakin lebar kesempatanmu untuk mendapatkan pinjaman.
Jadi mulai sekarang jangan segan-segan untuk memeriksa dan menghitung skor kredit kamu. Mulailah berhubungan baik dengan bank, bayar tagihan kartu kredit tepat waktu, dan jika berhutang, jangan sampai kamu menunggak kelamaan.


 5. “Gaji pas-pasan gini, mana bisa buat nabung…”


Penghasilan per bulan kecil? Gaji gak sesuai beban pekerjaan, jadi gak bisa nabung sama sekali? Ah, jangan bohong. Semua orang yang punya penghasilan bisa menabung. Dari 1,000 perak hingga 10,000. Dari celengan ke rekening bank. Dari Rp. 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah. 5% dari gaji sampe 20% dari gaji. Cara manapun yang kamu pilih, sekecil apapun jumlahnya, kamu bisa menanbung. Menabung bukan masalah besarnya uang yang kamu terima tiap bulan, tapi besarnya penghematan yang kamu lakukan tiap bulan.


6. “Mending beli rumah aja sekalian. Kalau ngontrak, kayaknya jauh lebih mahal.”


Eits, jangan salah. Gak selamanya membeli rumah bisa membuat kamu berhemat. Dan gak selamanya mengontrak/menyewa rumah bikin kantong kamu kering. Dalam situasi dan kondisi tertentu, menyewa rumah justru akan lebih menguntungkan daripada membeli sekalian.
Misalnya, kamu cuma tinggal di kota tertentu dalam jangka pendek 1-2 tahun sebelum pindah lagi ke kota lain. Jelas lebih rasional untuk menyewa dibandingkan membeli rumah. Selain itu, menyewa rumah juga gak mengharuskan kamu mengurus rekening PLN, telepon, air atau internet baru, sehingga hidupmu bisa lebih praktis. Belum lagi kalau ternyata rumah yang disewa sudah lengkap dengan perabotan, bayangkan berapa juta yang bisa kamu hemat. Jadi sebelum memutuskan beli rumah pertimbangkan dulu urgensinya dengan matang.


7. “Buat apa ikut asuransi kesehatan, toh aku selama ini nggak pernah sakit.”


“Asuransi kan buat orang yang sakit-sakitan doang.” 
Ckckckck… Jangan pamali, guys. Rezeki emang bisa dicari, tapi bala gak bisa ditolak. Mungkin daya tubuhmu bagus, tapi sh*t happens setiap hari, bisa aja kamu jadi korban kecelakaan lalu lintas atau kekerasan di jalan. Negara kita rawan bencana alam, lho masa lupa? Kecuali kamu punya bola kristal yang bisa memprediksikan kapan sh*t akan terjadi, mending segera lindungi dirimu dengan asuransi kesehatan atau paling nggak, jaminan kesehatan yang disediakan oleh pemerintah.


8. “Yaelah, calonnya aja belum ada. Ngapain aku nyimpan duit buat nikah?”


Wah, jangan salah. Cinta datang tiba-tiba.
Alasan paling lumrah: “Kalau udah ada calonnya, baru nabung buat nikah” atau “Aku gak akan menikah seumur hidup”. Menikah atau nggak itu pilihan masing-masing, namun sekali lagi, kita tidak tahu pilihan apa yang akan kita ambil di masa depan. Apa kamu bisa menjamin bahwa di masa depan kamu akan setia dengan status jomblomu?
Selain itu, menabung untuk masa depan juga tak melulu harus berkaitan dengan pernikahan. Mungkin kamu akan sekolah lagi, mungkin kamu mau membiayai orang tua berhaji, mungkin kamu memutuskan mengadopsi anak dan menjadi single parent – siapa yang tahu? Yang kamu tahu adalah kamu bisa membuat persiapan mulai dari sekarang, demi menyambut momen-momen besar dalam hidupmu.

Kita harus sepakat di sini: kamu mesti berhenti berbohong pada dirimu sendiri, dan mulai berpikir untuk menciptakan kestabilan finansial untuk jangka panjang. Cuma orang berpikiran pendek yang hidup hanya untuk hari ini. Orang bijak juga akan hidup untuk hari esok!